John Millington mendadak jadi “tenar” setelah Manchester City takluk di tangan Swansea City akhir pekan lalu. Ia kedapatan menangis akibat City kalah. Namun, ia kemudian membantah jika dirinya menangis ketika itu.

Millington disorot kamera tengah menunduk, mengatupkan tangannya di depan kepala, dengan ekspresi wajah tengah meringis ketika Luke Moore membobol gawang Joe Hart. Gol Moore itu kemudian menjadi gol kemenangan Swansea.

Cerita adegan sedih dengan Millington sebagai aktornya itu kemudian menyebar cepat di situs-situs jejaring sosial. Beberapa orang bahkan mengunggah video-nya lewat situs berbagi video, YouTube. Dalam hitungan jam, berbagai komentar pun berdatangan.

“Saya tidak pernah membuka internet, tapi saya diberitahu beberapa hal buruk,” ujar Millington kepada Telegraph.

“Seseorang menaruh nomor telepon saya di Facebook dan telepon saya tak berhenti berdering. Orang-orang yang tidak saya kenal tak henti-hentinya menelepon dan meledek saya. Beberapa di antaranya sudah cukup kelewatan,” lanjutnya, seraya mengungkapkan bahwa beberapa orang menyanyikan lagu “Stop Crying Your Heart Out” dari Oasis untuk mengejeknya.

Tapi, benarkah Millington menangis? Ia membantahnya.

“Saya tidak menangis. Mungkin, memang ada air mata di mata saya. Tetapi, itu karena saya lelah dan frustrasi.”

“Saya hanya menundukkan kepala saya dan ketika saya menegakkan kepala, ada kamera di wajah saya dan saya tahu seperti apa kelihatannya. Saya kemudian mengatakan, oh, tidak.”

“Saya tak begitu ingat. Saya menyelesaikan pekerjaan saya semalam sebelumnya pada pukul delapan, tidak pergi tidur sampai tengah malam, dan harus bangun lagi pada pukul empat pagi.”

“Saya pikir, itu adalah kombinasi dari bir dan rasa lelah. Saya tahu mereka (Manchester United) unggul 2-0 dan ketika Swansea mencetak gol saya pun hancur,” papar Millington.

Liga Inggris